Fakta dan Nilai Berita

Seperti dijelaskan oleh tokoh pers Indonesia, Jakob Utama (1987), berita itu  bukan fakta,  berita adalah laporan tentang fakta (view),  maka setiap wartawan harus mampu mengumpulkan dan memilih fakta layak berita. Mereka harus mampu mengenali setiap fakta dan mampu menentukan fakta yang memiliki nilai berita (news value).

Humas Polda Metro

Fakta adalah realita atau kenyataan, “hal (keadaan, peristiwa) yg merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi” (KBBI).  Realita itu bisa berupa: 1)  fakta peristiwa, yaitu sebagaimana terjadinya peristiwa tersebut, dan  2)  fakta pendapat, yaitu sebagaimana disampaikan manusia, baik secara lisan maupun tulisan. Dengan demikian, keterangan  tentang peristiwa sebagaimana diceritakan orang lain, termasuk fakta pendapat.

Peristiwa yang terjadi di dunia terdiri dari peristiwa terduga dan peristiwa tidak terduga. Peristiwa terduga, yaitu bisa diduga kapan dan dimana akan terjadi.  Contoh:   peristiwa olahraga,  acara serimonial (ulang tahun, serah terima jabatan, dsb),  sidang (parlemen,  pengadilan, kabinet, dsb),  seminar/diskusi/lokakarya, pertunjukan seni, fenomena alam (gerhana),  pameran/open house,  dan acara keagamaan (idhul fitri/adha, natal, dsb). Continue reading