Filosofi perkawinan Jawa

 

Banyaknya kasus perceraian, terutama di lingkungan artis menimbulkan pertanyaan: mengapa begitu gampang orang bercerai? Mengapa sebuah mahligai rumah tangga begitu rapuh?  Padahal kalau melihat riwayat perkawinan mereka, banyak rumah tangga yang bercerai itu, dibangun dengan pesta miliaran rupiah. Mereka merayakan pesta adat meriah di gedung megah, bahkan ada yang akad nikahnya di hadapan Ka’bah, disaksikan dan didoakan oleh Kyai ternama.

Memang menjalani kehidupan rumah tangga tidak gampang, karena tidak ada sekolah yang mengajarkan tentang hal itu. Sayangnya jarang ada yang menyadari hal itu, sehingga jarang yang melakukan persiapan “khusus” memasuki perkawinan. Lihat saja, banyak calon penganten hanya sibuk konsultasi mengenai bentuk pesta dan soal pakaian saat pesta. Jarang ada yang melakukan konsultasi tentang seluk beluk perkawinan yang harus mereka jalani kelak. Continue reading