Dukun dan Teroris

Akibat Dukun -poskota

This gallery contains 1 photo.

Sahabat, pernah dengar tentang dukun yang katanya mampu mendatangkan uang alias kekayaan? Orang yang  hanya menjanjikan, tapi tak bisa membuktikan untuk  dirinya sendiri! Kalau memang dia bisa mendatangkan uang, mengapa pula dia  harus minta mahar berupa uang? Saya melihat, dukun seperti itu setali tiga uang dengan  bos … Continue reading

Senyum dan Bahagia

IMG-20170921-WA0002Senyum  bukan hanya indah, tapi  bisa jadi indikasi  bahagia.  Mereka yang jarang senyum umumnya karena kurang bahagia. Merasa ruang kehidupannya sempit, sehingga  tidak berdaya menghadapi luar lingkungannya. Ketika kehilangan sesuatu yang sangat berharga: kekasih, karier, atau harga diri,  dia langsung putus asa dan ada yang nekat mengakhiri hidupnya.

Contoh negara yang warganya banyak bunuh diri adalah Singapura,  karena warga  Singapura mahal senyum. Mereka jarang senyum karena ruang kehidupannya sangat sempit, sedangkan kondisi ekonominya membutuhkan ruang kehidupan yang luas.  Negara Singapura hanya seluas  710 kilometer persegi,  jauh lebih sempit dibanding Kabupaten Bogor! Status perekonomian Singapura jauh di atas Indonesia. Semua warga mereka punya mobil, tapi ketika  memacu kenderaannya di jalan raya, setengah jam saja sudah nyemplung ke laut atau mentok ke batas negara.

Beda dengan Republik Indonesia. Negara ini luas, terbentak dari Sabang ke Merauke dan dari Miangas ke Pulau Rote.  Jarak tempuh pesawat Sabang – Merauake sama dengan jarak Jakarta ke Jeddah, Saudi Arabia, yaitu sembilan jam penerbangan, sehingga perlu waktu seminggu jika ditempuh menggunakan mobil.  Maka tidak ada alasan bagi warga Indonesia berfikiran sempit, apalagi berfikir mau bunuh diri.

Mulai sekarang perbanyaklah  tersenyum, karena senyum  itu selain sehat juga ibadah.  Senyum juga  bisa menunjukkan suasana hati sedang bahagia. Apalagi bila senyuman itu bisa membuat kita tertawa renyah.  Insha Allah kebahagian bisa memperpanjang usia kita.