Senyum dan Bahagia

Senyum itu indikator  bahagia.  Mereka yang jarang senyum umumnya karena kurang bahagia. Biasanya orang jarang senyum karena merasa ruang kehidupannya sempit. Mereka merasa tidak berdaya menghadapi luar lingkungannya. Ketika kehilangan sesuatu yang sangat berharga: kekasih, karier, atau harga diri,  dia langsung putus asa dan ada yang nekat mengakhiri hidupnya.

Senyum-oyeContoh negara yang warganya banyak bunuh diri adalah Singapura. Mereka umumnya jarang senyum alias orang Singapura mahal senyum. Ruang kehidupan mereka sangat sempit dibanding akses kekayaan mereka.

Luas negara Singapura hanya sekitar 710 kilometer persegi,  jauh lebih sempit dibanding Kabupaten Bogor! Status perekonomian Singapura jauh di atas Indonesia. Semua warga mereka punya mobil, tapi ketika  memacu kenderaannya di jalan raya, setengah jam saja sudah nyemplung ke laut atau mentok ke batas negara.

Beda dengan Republik Indonesia. Negara Indonesia begitu luas, jarak tempuh pesawat Sabang – Merauake sama dengan jarak Jakarta ke Jeddah, Saudi Arabia. Perlu waktu seminggu jika ditempuh menggunakan mobil.  Maka tidak ada alasan bagi warga Indonesia berfikiran sempit, apalagi berfikir segera mengakhiri hidupnya.

Mulai sekarang seringlah  tersenyum, karena senyum  itu selain sehat juga ibadah, bahkan bisa memperpanjang usia. Juga senyum bisa menunjukkan suasana hati, bahwa “kita bahagia!” (salamstadela)

3 thoughts on “Senyum dan Bahagia

  1. banyak yang bilang
    senyum itu bisa menipu….
    karena walau kaku kita bisa tersenyum tapi hati merintih galau
    cie cie cie……
    hanya orang yang besar empati, yang melihat senyum palsu

  2. Saya Suka Banget Artikel Bapak yang Senyum dan Bahagia ini, Semoga banyak yang membaca artikel ini, karena bisa menjadi inspirasi bagi orang yang tidak pernah senyum atau jarang senyum, untuk bisa terus senyum karena senyuman itu indah.. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>