Pamer Merek Mahal

Banyak orang bilang, mahal itu relatif, tergantung kemampuan finansial masing-masing. bagi artis cantik Roro Fitria, Haji politisi Lulung Lunggana, dan pengacara Hotman Paris Hutapea, semua mobil mewah tergolong murah.

Haji Lulung

Bagi kalangan tertentu, memiliki barang mewah adalah niscaya karena bagian dari kebanggaan. Benda mahal itu bisa menunjukkan kelasnya dibanding orang kebanyakan. Mereka tak lagi mempersoalkan harga, berapapun tak masalah, yang penting bisa memilikinya.

Seperti diungkapkan Komisioner KPK, Johan Budi, ada istri koruptor membeli tas Hermes seharga Rp 960 juta. Bagi masyarakat awam sulit percaya, bahwa benda yang digantung di tangan atau dikebit di ketiak itu berharga satu miliar rupiah.

 

Lamborgini

Lamborgini

Barang mahal biasanya dikenali dari mereknya, sehingga pemilik cenderung memamerkannya. Masih segar di ingatan, banyak cewek dengan  bangga memamerkan bra dan celana dalamnya sehingga terlihat bentuk isinya?

Tentu tak ada yang salah bagi mereka yang  memamerkan miliknya. Bagi mereka yang mampu, asalkan menggunakan uang hasil kerja keras sendiri, sah membeli apa pun yang mereka mau.  Juga tak ada salah memamerkan miliknya, asalkan kepada kalangan yang tepat dan di tempat yang  pas. Misalnya, kalau ingin memamerkan mobil mewah, hendaknya di tempat  orang yang mampu membeli mobil.

Memamerkan kemewahan kepada kalangan berpenghasilan pas-pasan, tentu bukan tindakan bijak. Lebih tidak bijak, kalau stasiun televisi ikut memamerkan kemehawan yang tak mungkin dijangkau pemirsanya. ‪#‎salamstadela‬

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>