Keteladanan HM Saleh Siregar

Cerita tentang Pak Saleh (begitu dia disapa) merupakan tulisan daur ulang, karena pernah saya terbitkan di Tabloid Mutiara di akhir 80-an. Intisari cerita ini sengaja disajikan di sini untuk mengobati rasa rindu  pada dosen  yang telah mewarnai  kehidupan saya.  Semoga bisa menjadi  referensi bagi generasi muda tentang tokoh yang “satu kata dan perbuatan”.

Ketika  menjadi mahasiswa beliau,  kesan pertama yang muncul  adalah  kesederhanaan penampilannya. Pakaiannya khas: baju putih tangan pendek, celana hitam, dan sepatu coklat. Awalnya kami mengira Pak Saleh  hanya memiliki satu stel pakaian, tapi tiap hari pakaiannya selalu bersih tanpa noktah sedikitpun!

Kesederhanaan Pak Saleh  saya saksikan sendiri ketika berkunjung ke rumahnya di Jalan Hang Lekir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Rumah dan isinya sangat sederhana, jauh dari kesan bahwa dia seorang ekonom terkemuka dan pernah menjabat sebagai direktur di beberapa perusahaan, antara lain Dirut PT Pertamin (cikal bakal Pertamina). Beliau sendiri yang membuka pintu, menyediakan minum, serta menemani ngobrol sampai larut malam.

Salah satu  nasehat beliau yang selalu saya ingat,  jangan lupa rumus: I = C + S, yaitu Income (pendapatan) sama dengan Consumption (konsumsi) dan Saving (tabungan). Sekecil apapun pendapatan, harus bisa menyisihkan untuk tabungan. Dia menganjurkan, jangan lupa membuat skala prioriotas. Semua pengeluaran yang tidak mendesak, harus ditunda sampai pendapatan mencukupi.

Selain hidup hemat, beliau menganjurkan agar selalu membantu orang yang kekurangan. Pak Saleh tidak hanya menasehati, tapi memberi contoh. Dia sering secara diam-diam membantu membayar uang kuliah mahasiswa yang menurutnya patut ditolong. Saya pernah menyaksikan, Pak Saleh mendatangi bidang keuangan, meminta agar honornya digunakan untuk membayar uang kuliah “Saudara yang itu” (tangannya menunjuk ke arah seorang mahasiswa), tanpa diketahui oleh mahasiswa yang bersangkutan.

HM Saleh Siregar  lahir di Pematang Siantar tahun 1926.  Menamatkan SD di kampung halamannya, SMP di Singapura,  SMA di Medan, lalu memperoleh gelar sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1954.  Kariernya di dunia pendidikan dimulai sebagai Asisten Profesor di FEUI. Sejak 1956 sampai akhir hayat menjadi dosen di Sekolah Tinggi Publisistik (sekarang IISIP). Dia juga menjabat sebagai anggota Badan Pimpinan STP,  pendiri sekaligus pengurus Yayasan Prasarana Publisistik (sekarang Yayasan Kampus Tercinta). Pak Saleh adalah salah seorang yang berperan besar dalam kemajuan STP/IISIP.

Meski statusnya sebagai pimpinan, di STP  Pak Saleh tidak memiliki keistimewaan dibanding dosen biasa. Dia hanya menerima honor kalau datang mengajar. Dia mengajar di tiap kelas dan tingkat, yaitu: Pengantar Ekonomi (tingkat I), Ekonomi Perusahaan (tingkat II), Statistik (tingkat III), dan Kebijaksanaan Ekonomi Negara (tingkat IV dan V).

Jumlah kelas yang makin banyak menuntut beliau menyediakan waktu lebih banyak, padahal beliau masih memiliki berbagai jabatan di luar STP. Namun saking cintanya pada STP, dia rela melepaskan jabatan di luar untuk fokus di STP. Satu-satunya jabatan perusahaan sampai akhir hayatnya adalah Direktur Keuangan dan Administrasi PT Tikon Abadi.

Sekarang Pak Saleh telah lama tiada, namun nasehatnya masih melekat , yaitu “pentingnya konsekuen pada  kata dan janji yang pernah diucapkan!” Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT. Amien!

3 thoughts on “Keteladanan HM Saleh Siregar

  1. Saya percaya masih ada Pak Saleh lain sampai hari ini (meski jarang)ya pak Arje, menurut buku Metode Mendidik Anak Secara Sufi, Inayat Khan yang saya baca, keberhasilan pak Saleh kemungkinan besar karena pendidikan orangtua nya yg mendidik secara fisik,moral,mental,sosial dan spiritual secara benar.Pak Saleh diajar bersaing dalam kebaikan dan berkompetisi dalam beramal. Hasilnya….bisa kita lihat….

  2. Pingback: Free Piano

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>