Bila Kebanggan Berubah Anarki

Setiap orang memerlukan kebanggaan dan harga diri, apalagi  mahasiswa perguruan tinggi. Kebanggaan bisa membangkitkan rasa cinta,  sedangkan harga diri mendorongnya berprestasi lebih tinggi.  Dalam jiwa mahasiswa  yang sedang menemukan jati diri,  potensi kebanggaan dan harga diri  besar sekali. Kewajiban kampus menyediakan fasilitas  serta menanamkan nalar dan moral yang mumpuni. Bila potensi tersebut tidak terakomodasi, kemungkinan besar berubah menjadi anarki.

Bila kampus tak mampu menyediakan fasilitas memadai, kemungkinan besar mereka akan lari. Mencari kampus lain yang memungkinkan mereka berprestasi.  Jika kampus gagal menanamkan nalar dan moral yang mumpuni, kemungkinan potensi mereka diwujudkan dalam bertuk tindakan anarki dan ironi.

Tawuran (majalahkartini)

Tawuran (majalahkartini.co.id)

Tawuran hebat antara Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik, Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, Rabu, 7 Oktober 2015 malam merupakan contoh potensi mahasiswa yang berbuah anarki. Kedua pihak saling mengerahkan kekuatan, ‘berjuang’ demi kebanggaan dan harga diri. Mereka saling serang dengan batu dan senjata, sehingga banyak mahasiswa terluka, banyak fasilitas kampus rusak sia-sia, serta banyak  motor dan mobil hancur tak bisa dikenderai lagi.

Ironis, potensi mahasiswa yang begitu besar dikerahkan tanpa pertimbangan nalar, sehingga bertindak anarki. Lebih ironis lagi, para pejabat perguruan tersebut tak mampu mengantisipasi!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>