Tersandung Hukum Karena Kata

SUNP0427

This gallery contains 2 photos.

Ketika menulis “Hati-hati Gunakan Kata”,  utamanya untuk menasehati diri sendiri.  Seiiring berjalan waktu, nasehat tersebut makin relevan setelah satu persatu tokoh yang biasa memberi nasehat menggukan kata, justru tersandung kasus hukum karena persoalan “kata”. Contoh Mario Teguh,  Basuki Tjahaja Purnama, dan Rizieq … Continue reading

Politik dan Bola

katawarta

This gallery contains 1 photo.

Politik dan bola kurang lebih sama,  sama-sama merupakan pertarungan melelahkan dan menegangkan. Baik pertandingan politik maupun bola sangat seksi dijadikan arena perjudian. Meski diawasi wasit dan hakim garis, kedua pertarungan tersebut  berpeluang main curang. Pelaku politik dan pemain bola sama-sama … Continue reading

U lama dan U baru

arje kyai

This gallery contains 1 photo.

Entah ingin menguji atau sekedar mau tahu, seorang teman WA menanyakan apa yang dimaksud dengan “Ulama”. Saya mencoba menjelaskan sesuai pengetahuan, bahwa ulama itu tokoh agama Islam yang mempunyai pengetahuan luas tentang keislaman. “Apa mungkin ada ulama palsu?” tanyanya mengejutkan saya. … Continue reading

Penyakit dan Fikiran

arje2012oye

This gallery contains 3 photos.

Membaca artikel kesehatan: “90% penyakit berasal dari fikiran” (view), saya jadi mikir, pantaslah kalau  semua rumah sakit keluberan pasien. Banyak orang sekarang sengaja mencari penyakit dengan cara “apapun dijadikan fikiran”, termasuk sesuatu yang sebenarnya bukan persoalan!!! Contoh masih banyak orang … Continue reading

Orang Betawi

Zainuddin MZ

This gallery contains 3 photos.

Di tengah panasnya suhu politik menjelang Pilkada Jakarta 2017, banyak orang bertanya: “Bagaimana sikap orang Betawi?”. Soalnya di semua lini sikap mereka terbelah. Misalnya Engkong Ridwan Saidi mendukung Anies Baswedan Sandiaga Uno, kelompok Haji Lulung mendukung Agus Harimurti – Silviana … Continue reading

Terpleset Plesetan

Habib Rizieq - Arrahmah.com

This gallery contains 4 photos.

Awalnya saya menduga Ustadz  Habib Muhammad Rizieq Shibab silaf ketika memelesetkan ucapan “sampurasun”, salam bahasa Sunda menjadi “campur racun”. Tapi setelah menyaksikan ekspresi wajah tokoh Front Pembela Islam (FPI) tersebut ketika meneriakkan “campur racun” yang disiarkan detik.com, saya yakin itu … Continue reading

Singa Pura-pura

Patung Singapura  Singapura itu negara kecil, luasnya hanya 710 kilometer persegi, lebih kecil dibanding Jakarta yang luasnya 745 kilometer persegi.  Kalau orang Singapura ngebut naik mobil, setengah jam saja pasti sudah nyemplung ke laut.

Pokoknya kalau dibanding dengan Indonesia, negara Singapura tidak ada apa-apanya.  Luas Indonesia 5.180.053 kilometer persegi atau  738 kali negara Singa.
Continue reading

Larangan di Commuter Line

Sejak 1 Juni 2013,  PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberlakukan satu jenis kereta  untuk melayani penumpang di Jadebotabek (Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi) yang diberi nama Commuter Line. Tarif ditentukan berdasarkan jauh perjalanan, yaitu lima stasiun pertama Rp 2000, lalu setiap tiga stasiun berikutnya dikenakan tarif Rp 500.

Satu hal yang paling menyolok sejak beroperasi Commuter Line terlihat banyak  larangan, baik di dalam kereta maupun di stasiun. Kalau dulu calon penumpang bisa mencari jualan berbagai makanan di sepanjang peron, sekarang stasiun bersih dari para pedagang.  Semua warung yang pernah ada,  sekarang telah dibongkar.  Bahkan PT KAI menempatkan petugas keamanan di setiap stasiun untuk melarang para pedagang asongan. Continue reading

Jangan Seperti Ayam

Entah siapa yang pertama menanamkan pelajaran ini, sehingga  kalimat “jangan seperti ayam” begitu melekat dalam benak saya. Padahal saya tahu, ada orang begitu bangga pada ayam, misalnya:  membuat lambang dengan sosok ayam, menyebut diri  sebagai ‘ayam kinantan’, bahkan ada gereja yang dikenal sebagai ‘gereja ayam’. Continue reading

Bahasa Bingin Teluk Rawas

Pengantar

 

Abdurrahman Jemat

Abdurrahman Jemat

Bingin Teluk Rawas adalah sebuah kampung yang menjadi ibukota Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara – pemekaran dari Kabupaten Musi Rawas), Propinsi Sumatera Selatan.

Kampung Bingin Teluk terletak di pinggir Sungai Rawas, yaitu berada di kedua sisi Sungai Rawas. Menurut cerita orang tua-tua, kata Bingin Teluk berasal dari adanya pohon beringin besar yang tumbuh di pinggir teluk.

Uniknya, meskipun hanya sebuah kampung,  Bingin Teluk memiliki bahasa yang berbeda dengan bahasa yang digunakan oleh daerah sekitarnya, termasuk dengan kampung lain yang berada dalam Kecamatan Rawas Ilir. Perbedaan tersebut terlihat dalam pengucapan kosa kata maupun pada makna kata yang diucapkan.

 

Continue reading

Senyum dan Bahagia

Senyum itu indikator  bahagia.  Mereka yang jarang senyum umumnya karena kurang bahagia. Biasanya orang jarang senyum karena merasa ruang kehidupannya sempit. Mereka merasa tidak berdaya menghadapi luar lingkungannya. Ketika kehilangan sesuatu yang sangat berharga: kekasih, karier, atau harga diri,  dia langsung putus asa dan ada yang nekat mengakhiri hidupnya.

Senyum-oyeContoh negara yang warganya banyak bunuh diri adalah Singapura. Mereka umumnya jarang senyum alias orang Singapura mahal senyum. Ruang kehidupan mereka sangat sempit dibanding akses kekayaan mereka.

Luas negara Singapura hanya sekitar 710 kilometer persegi,  jauh lebih sempit dibanding Kabupaten Bogor! Status perekonomian Singapura jauh di atas Indonesia. Semua warga mereka punya mobil, tapi ketika  memacu kenderaannya di jalan raya, setengah jam saja sudah nyemplung ke laut atau mentok ke batas negara.

Beda dengan Republik Indonesia. Negara Indonesia begitu luas, jarak tempuh pesawat Sabang – Merauake sama dengan jarak Jakarta ke Jeddah, Saudi Arabia. Perlu waktu seminggu jika ditempuh menggunakan mobil.  Maka tidak ada alasan bagi warga Indonesia berfikiran sempit, apalagi berfikir segera mengakhiri hidupnya.

Mulai sekarang seringlah  tersenyum, karena senyum  itu selain sehat juga ibadah, bahkan bisa memperpanjang usia. Juga senyum bisa menunjukkan suasana hati, bahwa “kita bahagia!” (salamstadela)

Menikmati Fajar dari Atas Awan

Berangkat fajar sebenarnya mengasyikkan, apalagi bagi saya yang selalu terpesona pada kemunculan matahari.  Foto-foto di bawah ini merupakan sebagian dari  hasil jepretan penulis dalam penerbangan antara Banjarmasin – Jakarta.  Nampak sekitar pukul 5.30 WIB  sinar matahari sudah muncul,  tapi belum mampu menembus gumpalan awan  sehingga belum bisa kita nikmati dari rumah. Continue reading

Pornografi di Dunia Maya

Seorang  teman bertanya: “Mungkinkah menghindari pornografi di dunia maya?” Saya jawab: “Tidak!” Saya perlu menjawab tegas  karena  teman tersebut sedang galau. Anak laki-lakinya  yang  kelas satu  SMP minta disediakan internet. Dia ingin mengabulkan permintaan itu  agar anaknya cepat pintar, tapi khawatir akan memudahkan anaknya mengakses  pornografi di dunia maya. Continue reading

Beda Hemat dan Pelit

Kadang susah mengidentifikasi antara orang hemat dan orang pelit, karena perbedaannya tipis sekali. Sama-sama malas “mengeluarkan dompet”, apalagi harus mengeluarkan uang dari dompet.

arje3Sewaktu masih kecil, kala semua kebutuhan tergantung orang tua, kadang kita menuduh orang tua pelit karena menolak permintaan kita. Padahal kita tidak tahu, sesungguhnya mereka itu hemat karena harus hati-hati mengelola keuangan agar bisa membiayai semua anaknya.

Begitu juga ketika sekolah, kadang kita menuduh teman pelit karena jarang jajan, apalagi mentraktir teman lain. Padahal sesungguhnya dia itu hemat,  karena uang jajannya memang terbatas sehingga harus diatur agar bisa mencukupi keperluan.

Sebenarnya  ada petunjuk untuk membedakan antara orang hemat dan orang pelit. Orang hemat adalah mereka yang tidak mau mengeluarkan uang untuk hal yang tidak perlu. Tapi untuk hal yang sangat perlu, meski mahal pasti akan diadakan. Orang hemat tidak pernah melakukan atau membeli sesuatu hanya karena gengsi. Continue reading

Makanan Jumbo

Bagi pemburu kuliner (kata halus ‘doyan makan’), makanan itu hanya dua macam: enak dan enak sekali. Dari manapun asal makanan: Aceh, Batak, Padang, Palembang, Sunda, Yogyakarta, Solo, Madiun, Lamongan, Makasar, Lombok,  Bima, Banjarmasin, Manado,   semuanya enak

Namun bagi mereka yang memiliki perut ukuran biasa pasti akan kaget melihat masakan di bawah ini. Bukan karena tidak enak, tapi  porsinya terlalu banyak. Continue reading

Ide Gila tentang Indonesia

garudaIde atau gagasan biasanya muncul karena keinginan mengatasi persoalan masyarakat.  Ide tersebut ada yang  gampang diwujudkan, tapi banyak juga yang sulit dilaksanakan. Kesulitan mewujudkan ide  biasanya karena memerlukan biaya terlalu mahal  atau karena  ditentang oleh banyak orang.  Ide seperti ini kadang dicap sebagai ide gila  atau ide nyeleneh. Continue reading

Banjir dan Dunia Anak

Berkah banjir bagi anak-anak

Anak-anak tetaplah anak-anak

Ingin diperlakukan sebagaimana anak-anak

dan melakukan sesuatu sebagai anak-anak

terutama bermain bersama teman sebaya

Sayangnya dunia dikuasai orang dewasa

meski pernah menjadi anak-anak

dan kadang bertingkah seperti anak-anak

tapi tak  tahu kebutuhan anak-anak

sehingga terlupa memfasilitasi mereka

Kegembiraan murah meria

Catatan: Bagi anak-anak di Pitara Depok,  banjir bukan petaka, tapi  berkah. Permukaan air yang melimpah dijadikan  sarana bersuka cita bersama teman sebaya. Mereka mengekspresikan semua  bentuk kegembiraan  bersama. Suatu kegembiraan yang alami dan murah meriah! #lovearje

Wisata Tidur Nyenyak

Di atas pipa air di atas kali dekat Mal Citraland, Jakbar

Alkisah,  seorang anak SD memberanikan diri bertanya pada gurunya:

“Bu Guru, untuk apa saya harus sekolah?”
“Agar kamu jadi pintar!” jawab Bu Guru bijak.
“Untuk apa pintar?”
“Ya, agar nanti kamu dapat pekerjaan keren!”
“Lalu?” cecar sang anak.
Bu Guru terlihat agak kesal, namun dia berusaha tenang. “Kalau kamu berkerja di tempat yang bagus, kamu akan dapat gaji besar dan uang banyak!”

Si anak diam sejenak. Bu Guru pun menyangka muridnya sudah puas.
“Untuk apa banyak uang Bu Guru?” tanya anak polos.

Bu Guru terlihat sangat  jengkel dan mulai ketus. “Dengan uang banyak, kamu bisa membeli apa saja … mobil mewah, rumah mewah, dan makan enak!”
“Lalu setelah itu?” cecar anak ketus.
“Kamu bodoh banget!” bentak Bu Guru.  Si anak kelihatan ketakutan.

“Setelah semua kemewahan didapat, kamu bisa berwisata kemana saja dan bisa tidur nyenyak!”
Si anak  merunduk diam. Dalam hati dia meresapi pernyataan Bu Guru yang terakhir, “Kamu bisa tidur nyenyak!”

Ketika Bu guru agak lengah, diam-diam dia meninggalkan kelas dan tak pernah kembali lagi. Dia merasa percuma capek  sekolah, toh tujuannya “hanya untuk  tidur nyenyak”, suatu kegiatan yang sering dia lakukan sampai lupa belajar.

Tidur nyenyak

Mimpi indah

Sekarang … setelah sepuluh tahun meninggalkan bangku sekolah, si anak masih teguh pada pendiriannya. Dia sangat yakin telah menemukan tujuan akhir orang belajar di sekolah, yaitu tidur nyenyak. Maka dimana pun tempatnya, beralas apapun, dan dalam suasana bagaimanapun, bahkan di tempat  menyerempet bahaya sekalipun,  dia pasti bisa tidur nyenyak!

Catatan:  dalam kehidupan sebagian anak negeri ini, tak satupun yang dia miliki kecuali mimpi. Maka dia akan sangat marah bila ada orang yang mengusik mimpinya.  #lovearje