Merumuskan Pertanyaan Wawancara

wawancara-kompas-tv

This gallery contains 1 photo.

Sebagaimana dikemukakan Stewart L. Tubbs dan Sylvia Mess (1996), seorang pewawancara yang baik haruslah dapat membimbing arah percakapan melalui serangkaian pertanyaan. Dengan demikian, faktor pertanyaan menjadi bagian paling penting dari suatu kegiatan wawancara  (View), sehingga pertanyaan harus dirancang sedemikian rupa agar … Continue reading

Memahami Undang-Undang Pers

Pengantar

 Undang-undang tentang Pers yang berlaku saat ini adalah UU No. 40/1999 yang disahkan oleh Presiden RI, BJ Habibie, tanggal 23 September 1999.  UU ini merupakan pengganti dari UU No. 21 tahun 1982 jo UU No 11 tahun 1966 yang  telah diubah dengan UU No 4 tahun 1967.

dewan-persUU No. 40/1999 hanya  mengatur mengenai media massa cetak, sedangkan media massa elektronik diatur dalam UU No. 32/2002 tentang Penyiaran. Namun khusus mengenai kegiatan wartawan, baik wartawan cetak, elektronik, maupun online mengacu pada UU No. 40/1999, utamanya pasal 17 ayat (2), wartawan memiliki dan menaati Kode Etik Jurnalistik.

Continue reading

Memahami Pengertian Berita

Pengantar

Bagi kalangan wartawan, berita merupakan konsep yang paling sulit didefinisikan. Meskipun tiap hari bergelut dengan pencarian dan penulisan berita,  belum tentu  mereka dapat mendefinisikan apa yang dimaksud dengan berita. Seperti diakui oleh Dja’far H. Assegaff, seorang praktisi Jurnalistik yang juga dosen Universitas Indonesia, betapa  sulit membuat definisi berita yang mencakup seluruh segi berita (Assegaff, 1983:21). Mungkin karena kesulitan tersebut, maka Gertrude Stein  mengatakan: “News is news is news”  (Lule, 1987:23) dan  Charles A. Dana (Johnston, 1979:33) hanya menerangkan,    “Felt that ‘anything that will make people talk’ was news” (Berita adalah segala sesuatu yang membuat orang membicarakannya) Continue reading

Memahami Ruang Lingkup Jurnalistik

A. Pendahuluan

1. Pengertian Jurnalistik

Kata jurnalistik dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Belanda, Jurnalistiek. Bahasa Inggrisnya Journalism. Baik Jurnalistiek maupun Journalism berasal dari bahasa Latin, diurnalis[1]. Secara harfiah jurnalistik atau jurnalisme berarti pekerjaan mengumpulkan, menulis, mengedit, dan menerbitkan berita dalam suratkabar, dan sebagainya[2].

Dalam konteks komunikasi, jurnalistik diartikan sebagai “cara penyampaian pesan  menggunakan media massa periodik”.  Media massa adalah singkatan dari media komunikasi massa, merupakan   alat perantara dalam penyampaian pesan (message) kepada banyak massa. Massa di sini artinya adalah banyak orang, tersebar luas, heterogen (beragam), dan anonim (tidak semua bisa dikenali).

Media massa periodik adalah media massa yang terbit atau disiarkan secara teratur pada waktu yang tetap sebagaimana telah ditentukan sebelumnya, misalnya tiap jam,   tiap hari, tiap  minggu, dan sebagainya.. Continue reading